Saat berpuasa, masalah bau mulut sering terjadi dan terkadang membuat
seseorang menjadi tidak percaya diri ketika berbicara. Sebelum mencari
tahu cara untuk meminimalisir bau mulut, Anda perlu tahu kenapa napas
cenderung berbau tak sedap saat berpuasa.
Dijelaskan praktisi
gaya hidup sehat dr. Phaidon L. Toruan, saat berpuasa otomatis kita
kurang mengonsumsi karbohidrat dan cadangan makanan dalam tubuh
berkurang. Karena kekurangan karbohidrat, tubuh akan membakar lemak
sebagai energi.
"Proses pemecahan lemak tinggi menghasilkan
ketone. Zat inilah yang yang membuat bau. Memang tidak ada cara untuk
menghilangkannya tapi bisa diminalisir,
Untuk mengurangi bau napas tak sedap selama berpuasa, penulis buku 'Fat
Loss Not Weight Loss' ini menganjurkan untuk perbanyak konsumsi
buah-buahan saat sahur, atau bisa juga sayuran yang memiliki aroma khas
seperti kemangi. Semakin banyak memakan buah dan sayur akan membuat gula
darah stabil dan pemecahan lemak berkurang sehingga pelepasan ketone
pun tak berlebihan.
Selain itu masih ada beberapa cara lainnya
yang bisa Anda santap saat sahur untuk menjaga napas tetap segar selama
puasa, seperti yang dikutip dari health.msn.
Yoghurt
Sebuah
penelitian terbaru menemukan, makan yoghurt setiap hari dapat
mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat
menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa
berkurang. Sebaiknya, pastikan yoghurt yang dikonsumsi tidak memiliki
rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).
Apel, Wortel & Seledri
Ketiga
jenis sayur dan buah ini ampuh melawan bau mulut. Anda bisa
menggabungkannya menjadi jus. Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur
yang kaya serat dapat memerangi aroma mulut yang tidak sedap.
Ahli
gizi Cynthia Sass mengatakan, plak terus berkembang di dalam mulut yang
menimbukan aroma tidak sedap. Maka dari itu ia manyarankan makan lah
makanan yang meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap
lembab dan membersihkan area mulut. Cynthia juga memperingatkan agar
tidak lupa membersihkan gigi setelah makan ayam dan sereal. Makanan
tersebut biasanya akan menyelip di gigi dan sekitar mulut.
Makanan Kaya Vitamin C
Jeruk,
melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C
akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus
dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab
bau mulut.
Sebaiknya konsumsi vitamin C dari makanan bukan
suplemen. Menurut Cynthia, bagi sebagian orang, mengonsumsi suplemen
vitamin C dapat menganggu pencernaan. Tentunya ketika pencernaan
terganggu maka akan berpengaruh pada aroma mulut yang tidak sedap.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar